Setelah sukses digelar sepanjang tahun 2019 di 24 Kecamatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan kembali menggelar Kenduren Mas yang merupakan akronim dari Kendaraan Urun Rembug Masyarakat. Berbeda dari tahun sebelumnya, satu diantara program unggulan tersebut dilaksanakan selama dua hari, diawali pada hari Selasa malam (21/1/2020) dan berakhir sampai Selasa (22/1/2020) pukul 13.00 WIB. Bertempat di Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, kegiatan perdana bertajuk Jagongan Forkopimda tersebut dihadiri oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, Jajaran Forkopimda dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Kepala Desa tersebut berlangsung sukses. Selain menyuguhkan pelayanan publik pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hadir juga aneka produk unggulan Kabupaten Pasuruan yang ditampilkan di stan UMKM. Tidak terkecuali masyarakat di Kecamatan Gempol yang diberikan ruang khusus untuk menyampaikan aspirasinya demi kemajuan Kabupaten Pasuruan kedepannya. ...
Pemkab Pasuruan menyiapkan anggaran Rp 77 miliar untuk penanganan corona. Anggaran itu akan dialokasikan untuk pencegahan, penanganan, hingga antisipasi dampak perekonomian akibat wabah ini. "Pemkab Pasuruan siapkan anggaran Rp 77 miliar untuk penanganan wabah corona," kata Bupati Pasuruan M Yusuf, Senin (6/4/2020). Irsyad merinci anggaran Rp 77 miliar itu berasal dari refocussing beberapa pos anggaran daerah tahun 2020 sebesar Rp 55 miliar, belanja tidak terduga (BTT) dari potensi dana bagi hasil cukai dan tembakau (DBHCT) sebesar Rp 13,9 miliar. Kemudian ada sisa anggaran BTT sebesar Rp 5,8 miliar serta Rp 2,4 miliar yang sudah dipakai. Rp 2,4 miliar yang sudah digelontorkan tersebut digunakan untuk beberapa kegiatan dan pengadaan alat medis. "Kami masih terus menginventarisir anggaran-anggaran yang tidak penting. Contohnya anggaran perjalanan dinas saya dan Pak Wabup sekitar 800 juta juga saya alihkan untuk penanganan Covid-19 ini," terang Irsyad. S...
Komentar
Posting Komentar